Cegah Penipuan, Yuk Kenali Modus-Modus Penipuan Digital yang Sering Terjadi!

  • Whatsapp

Selama masa pandemi ini, banyak aktivitas yang kita habiskan di rumah. Semua jadi lebih mudah dengan banyaknya aplikasi yang melayani transaksi online, seperti GoPay. Mulai dari belanja, beli makanan hingga bayar tagihan, semua bisa dilakukan secara online pakai GoPay. Namun kamu tetap perlu waspada karena banyak juga pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan menyalahgunakan kemudahan ini. Sebagai pengguna yang pintar, kamu bisa menjaga keamanan akun kamu dengan memanfaatkan fitur-fitur keamanan yang ada di GoPay. GoPay selalu berkomitmen untuk menjaga keamanan akun penggunanya dari potensi kejahatan digital dengan teknis MAGIS (Manipulasi Psikologis).

Read More

Agar selalu #AmanBersamaGoPay, kenali beberapa modus penipuan yang sering terjadi akhir-akhir ini.

Penipuan Penjual/Seller Palsu

Modus ini banyak dialami para pengguna yang suka belanja secara online, khususnya belanja melalui sosial media. Ada berbagai barang yang ditawarkan, mulai dari top-up game, akun spotify/netflix premium hingga kebutuhan sehari-hari seperti tanaman dan hewan peliharaan. Biasanya penjual akan memberikan opsi pembayaran melalui transfer GoPay (tidak resmi).

Setelah melakukan melakukan pembayaran, biasanya penjual menghilang dengan memblokir kontak dan barang yang dibeli tidak pernah dikirim. Oleh karena itu penting untuk selalu mengecek reputasi seller sebelum melakukan pembayaran karena penipu seringkali mengganti username sosial medianya untuk menghilangkan jejak. Selain itu selalu waspada apabila melakukan pembayaran ke nomor yang tidak dikenal.

● Penipuan Akun Social Media Palsu

Kasus ini seringkali terjadi pada para pengguna yang sering melakukan complaint di sosial media GoPay. Pengguna biasanya akan dihubungi oleh akun penipu yang memiliki username mirip dengan akun resmi GoPay, seperti @gopay_indonesia, @gopay.indonesia, dan lain sebagainya.

Ketika pengguna comment “Cek DM”, maka bisa mengundang akun palsu tersebut untuk menyamar sebagai CS GoPay Indonesia. Akun palsu tersebut akan membalas komen kamu atau melakukan direct message untuk meminta nomor HP. Kemudian selanjutnya meminta data pribadi seperti kode OTP, PIN, keterangan detail pada e-KTP dan perbankan.

Jika pernah mendapat pesan tersebut, maka kamu perlu lebih berhati-hati. Perlu diingat bahwa akun sosial media GoPay yang asli adalah yang bercentang biru/verified. Aplikasi GoPay juga telah dilengkapi dengan halaman bantuan apabila kamu ingin melakukan komplain atau mengadukan keluhanmu. Jadi kalo kamu ingin complaint jangan ke social media tapi ke halaman bantuan aja.

Penipuan Meminta Kode OTP/PIN

Modus penipuan ini cukup sering terjadi, karena bisa terjadi kepada siapapun dan kapan saja. Biasanya kamu akan dihubungi lewat telepon, sms, wa, hingga social media oleh seseorang yang mengaku dari perusahaan besar, seperti GoPay. Penipu memberikan informasi bahwa pengguna memenangkan hadiah undian dengan jumlah fantastis.

Penipu akan meminta korban untuk melakukan verifikasi dengan mengirimkan kode dari GoPay. Padahal di waktu yang sama, penipu mencoba masuk ke akun GoPay korban sehingga SMS kode OTP terkirim ke HP korban. Setelah penipu menerima kode OTP tersebut, penipu bisa menggunakan GoPay korban dengan leluasa. Oleh karena itu penting untuk selalu berhati-hati dan tidak memberikan kode OTP atau PIN kepada siapapun demi keamanan akun kamu.

Itulah beberapa modus penipuan yang sering terjadi. Selalu waspada dan cegah penipuan dengan mengali ciri-ciri penipuan ini. Pastikan kamu selalu melaporkan kendala melalui halaman bantuan. Yang paling penting adalah tidak membagikan kode OTP dan PIN ke siapapun termasuk pihak GoPay.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *